LABUHANBATU Sudutdata.com – seorang warga Lingkungan VIII Sukajadi, Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, berinisial NN mengeluhkan dugaan pemotongan bantuan beras yang seharusnya diterima secara utuh oleh masyarakat penerima manfaat.
Menurut keterangannya kepada sudutadata.com, bantuan beras yang disalurkan kepada masyarakat diduga tidak diterima sesuai dengan jumlah yang telah ditetapkan pemerintah.
Ia mengaku pemotongan tersebut diduga dilakukan dengan sengaja oleh kepala lingkungan berinisal DD atas dalih jatah Kepling.
“Harusnya yang kami terima 20 kg, namun yang diserahkan Kepling kepada kami hanya 10 kg, sisanya diambil karena jatah Kepling,”katanya.
NN berharap bantuan yang diberikan pemerintah dapat diterima secara penuh oleh masyarakat yang berhak. Jika memang ada pengurangan, ia meminta agar hal tersebut dapat dijelaskan secara terbuka.
Kejadian tersebut memicu pertanyaan di tengah masyarakat terkait mekanisme penyaluran bantuan dan transparansi distribusi beras kepada warga penerima manfaat.
Salah satu diantaranya disampaikan oleh warga berinisal UM, dirinya berharap pihak terkait, baik pemerintah kelurahan maupun instansi yang berwenang, dapat melakukan penelusuran dan klarifikasi guna memastikan bantuan sosial tersalurkan sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, Kepala Lingkungan (Kepling) VIII Sukajadi Berinisial NN saat dihubungi Sudutdata.com membantah akan hal tersebut.
“Tidak benar itu pak,”ujarnya saat dikonfirmasi. Selasa (02/06/2026)
Sebab dijelaskan Kepling bahwa yang mengambil bantuan beras tersebut harus warga langsung, kepada petugas Pos yang bertugas di Kantor Lurah pada saat proses penyaluran berlangsung.
“tidak bisa melalui saya karena harus diambil dokumentasi foto oleh petugas,”tutupnya.












