LABUHANBATU, Sudutdata.com – Tim sepak bola Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Labuhanbatu tampil impresif pada Turnamen Sepak Bola Piala Bergilir Gubernur Sumatera Utara Antar-Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara Tahun 2026.
Kemenangan telak 4-1 atas Disdik Padang Lawas (Palas) membuat peluang Labuhanbatu melaju ke babak 16 besar semakin terbuka.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Guru Nasional (HGN) ke-81 tersebut berlangsung di Stadion Binaraga, Rabu (4/11/2026) sore.
Pada pertandingan sebelumnya, Disdik Labuhanbatu bermain imbang 0-0 melawan Disdik Labuhanbatu Selatan. Dengan hasil tersebut, Labuhanbatu mengoleksi empat poin dari dua pertandingan.
Menghadapi Disdik Palas, kedua tim tampil saling menyerang. Labuhanbatu membuka keunggulan melalui sundulan Ilyas Fauzi Pasaribu, nomor punggung 87, yang akrab disapa Mochi. Gol tersebut tercipta memanfaatkan umpan silang Rendi Framana Munthe, pemain bernomor punggung 14.
Namun, Disdik Palas berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 melalui serangan balik menjelang akhir babak pertama.
Memasuki babak kedua, duet pelatih Dedi Sadria Gayo, S.Pd., dan Dedi Suandy Aritonang, S.Pd., yang akrab disapa Oday, mengubah strategi dengan meningkatkan tempo permainan dan memanfaatkan lebar lapangan.
Strategi tersebut membuahkan hasil. Labuhanbatu memperoleh hadiah penalti setelah Ilyas Fauzi dijatuhkan di kotak terlarang. Rendi Framana Munthe yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan membawa Labuhanbatu unggul 2-1.
Mochi kemudian mencetak gol keduanya, sebelum Ridho Fitra Harahap menambah keunggulan menjadi 4-1 hingga pertandingan berakhir.
Manager tim, Hajrat Napitupulu, S.Pd., mengaku puas dan bangga atas perjuangan para pemain. Ia meminta seluruh tim menjaga kondisi fisik dan tidak cepat berpuas diri.

“Pada pertandingan terakhir, kita akan menghadapi Disdik Padang Lawas Utara. Kami berharap pemain tetap fokus agar peluang lolos ke babak 16 besar dapat diamankan,” ujarnya.
Sekretaris Disdik Labuhanbatu, Ahmad Yani, S.T., M.M., selaku CEO tim, turut mengapresiasi kerja keras pemain dan pelatih. Ia mengingatkan seluruh pemain dan ofisial menjunjung tinggi sportivitas serta fair play.
Menurutnya, turnamen yang diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tersebut bukan sekadar perebutan trofi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, persaudaraan, dan solidaritas antartenaga pendidik se-Sumatera Utara.














