LABUHANBATU UTARA Sudutdata.com – SMKs IT Shah Hamidun Majid terus mendorong peserta didiknya untuk memiliki keterampilan yang tidak hanya berorientasi pada kompetensi kejuruan, tetapi juga kemampuan berwirausaha. Salah satunya melalui pembentukan Unit Produksi dan Kewirausahaan dengan mengembangkan produk sabun cuci piring bernama “Sham Clean”.
Produk Sham Clean merupakan salah satu bentuk nyata pembelajaran berbasis praktik yang melibatkan siswa dalam berbagai tahapan kegiatan usaha. Mulai dari proses produksi, pengemasan, pemberian label, hingga pemasaran produk dilakukan dengan pendampingan guru.
Kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada siswa tentang bagaimana sebuah produk dibuat dan kemudian dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.
Kepala SMKs IT Shah Hamidun Majid, Ade Irwansyah Putra Nasution, S.Pd., M.Pd., mengatakan bahwa Unit Produksi dan Kewirausahaan dibentuk sebagai wadah bagi siswa untuk belajar berwirausaha melalui pengalaman nyata.
“Kami ingin siswa tidak hanya belajar teori kewirausahaan di dalam kelas, tetapi juga merasakan langsung bagaimana membuat sebuah produk, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, memasarkan produk, dan berkomunikasi dengan konsumen,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran Sham Clean diharapkan dapat menumbuhkan keberanian dan kepercayaan diri siswa untuk menjadi generasi yang produktif dan mandiri.
Selain keterampilan teknis, siswa juga belajar mengenai perencanaan usaha, kerja sama tim, tanggung jawab, komunikasi, kreativitas, pemasaran, serta pengelolaan keuangan sederhana.
“Yang paling penting bukan hanya berapa banyak produk yang terjual, tetapi bagaimana siswa mendapatkan pengalaman dan kepercayaan diri bahwa mereka juga mampu menghasilkan sesuatu yang memiliki nilai dan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha,” tambahnya.
Program Unit Produksi dan Kewirausahaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya sekolah dalam mempersiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja sekaligus memiliki mental kewirausahaan.
Melalui kegiatan produksi Sham Clean, siswa didorong untuk memahami bahwa keterampilan yang mereka miliki dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi. Dengan demikian, sekolah tidak hanya mempersiapkan siswa untuk menjadi pencari kerja, tetapi juga membuka wawasan mereka untuk menjadi pelaku usaha yang kreatif, mandiri, dan inovatif.
Ke depan, SMKs IT Shah Hamidun Majid berkomitmen untuk terus mengembangkan Unit Produksi dan Kewirausahaan dengan menghadirkan berbagai produk dan kegiatan produktif lainnya yang dapat menjadi sarana pembelajaran sekaligus memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik.
Pengembangan Sham Clean diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem kewirausahaan sekolah, di mana siswa dapat belajar, berkarya, menghasilkan produk, dan memperoleh pengalaman ekonomi secara langsung sejak berada di bangku sekolah.














