Daerah  

Dialog Kebangsaan PKS Labuhanbatu Soroti Pendidikan dan Pembentukan Akhlak Generasi Muda

LABUHANBATU Sudutdata.com – Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan membangun karakter generasi muda menjadi salah satu perhatian dalam Dialog Kebangsaan yang digelar Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Labuhanbatu di Aula Rantauprapat Convention Center (RPCC), Selasa (15/9/2026).

Mengusung tema “Sinergi Pemerintah dan Rakyat Demi Kesejahteraan Labuhanbatu Cerdas Bersinar”, kegiatan tersebut mempertemukan unsur pemerintah daerah, tokoh agama, organisasi masyarakat, tokoh perempuan, serta kader dan simpatisan PKS untuk membahas berbagai persoalan pembangunan di Kabupaten Labuhanbatu.

Dalam forum tersebut, sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai elemen masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam mendukung visi Labuhanbatu Cerdas Bersinar yang dicanangkan Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., MKM., bersama Wakil Bupati H. Jamri, S.T.

Ketua BPU DPW PKS Sumatera Utara sekaligus Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Dr. Ahmad Darwis, S.Ag., M.A., mengatakan Dialog Kebangsaan menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi antarelemen dalam mendukung pembangunan daerah.

“Melalui forum kebangsaan ini, para tokoh di Kabupaten Labuhanbatu dapat saling bersilaturahmi, berdialog, dan berdiskusi demi kesejahteraan masyarakat serta mendukung visi-misi Cerdas Bersinar,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Dr. Hj. Siti Rohima yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut. Menurutnya, PKS siap membangun kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, khususnya dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan keagamaan.

“Semoga kader PKS dapat bekerja sama dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah di bidang pendidikan dan kesehatan. PKS siap berkolaborasi dengan Pemkab di bidang keagamaan demi mewujudkan tema Cerdas Bersinar,” katanya.

Sementara itu, Ketua DMI Labuhanbatu Dr. H. Rendi Fitriyana, Lc., M.HI., menekankan pentingnya perhatian terhadap pendidikan dan pembinaan akhlak generasi muda.

“Saya dibesarkan di partai ini dan sudah fokus mengurus pendidikan serta ormas keagamaan. Melalui forum ini, pendidikan dan akhlak menjadi fokus utama,” ungkapnya.

Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan berbagai terobosan dalam penguatan pendidikan dan keagamaan di lingkungan sekolah, sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Labuhanbatu.

Hal senada disampaikan Ketua BPU PKS Labuhanbatu Dr. Hj. Siti Rohima, M.Ag. Ia menilai pembangunan karakter anak harus dimulai sejak usia dini melalui pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada kecerdasan akademik, tetapi juga nilai agama dan akhlak.

“Menghadirkan kegiatan seperti ini tidak mudah, namun Alhamdulillah hari ini terlaksana. Kami berharap pemerintah Labuhanbatu membangun akhlak anak-anak sejak dini, mencerdaskan masyarakat sejak usia muda, khususnya perempuan. Kami berharap Bupati membangun daerah ini melalui pendidikan di setiap sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan tokoh agama dan organisasi masyarakat sangat diperlukan dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Kami mengundang tokoh-tokoh dan ormas-ormas Islam. Tingkat kejahatan semakin tinggi karena mulai lunturnya akidah. Maka, mari kita bekerja sama agar pendidikan usia dini bisa kita terapkan dengan landasan agama dan akhlak yang baik, serta berkolaborasi dengan pemerintah Labuhanbatu,”ucapnya.

Mewakili Bupati Labuhanbatu, Pj. Sekdakab Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan menjadi bagian penting dalam pembangunan daerah.

“Misi Labuhanbatu adalah menata kota dan meningkatkan SDM melalui pendidikan dan kesehatan. Visi ‘Cerdas Bersinar’ mengarah pada generasi yang berkarakter,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu tengah mendorong sejumlah program pembinaan karakter di lingkungan sekolah.

“Kami tengah berupaya menempatkan guru-guru tahfiz di SD dan SMP sebagai kegiatan ekstrakurikuler, serta menerapkan budaya sapa dan senyum di sekolah untuk membangun akhlak anak-anak,”ujarnya.

Abdi Jaya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif, termasuk dampak yang muncul melalui media sosial.

“Kita tidak ingin apa yang terjadi di media sosial menimpa anak-anak kita di Labuhanbatu. Mari kita berkolaborasi, tokoh agama, tokoh perempuan, dan seluruh elemen masyarakat, demi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Dialog Kebangsaan tersebut menjadi forum untuk memperkuat komunikasi antara masyarakat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah daerah.

Berbagai pandangan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut menempatkan pendidikan, kesehatan, pembentukan karakter, serta nilai keagamaan sebagai bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia.

Para peserta juga mendorong agar pembangunan Labuhanbatu tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi turut memperkuat kualitas manusia yang memiliki karakter, pendidikan, serta daya saing.

Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan, khususnya di bidang pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda, dapat dilaksanakan secara bersama-sama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Dr. Ahmad Darwis, S.Ag., M.A. selaku Ketua BPU DPW PKS Sumatera Utara, M. Ilham, S.Pd.I. selaku Ketua DPD PKS, Drs. H. A. Hamid Zahid selaku Ketua MUI Labuhanbatu, Dr. Galih Orlando selaku Ketua FKUB Labuhanbatu, serta pengurus dan kader PKS Labuhanbatu.

banner 400x130

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *