PALANGKA RAYA Sudutdata.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan dan melindungi satwa liar, khususnya orang utan yang menjadi salah satu satwa endemik Kalimantan.
Upaya tersebut dilakukan melalui sinergi Direktorat Polisi Satwa (Ditpolsatwa) Baharkam Polri bersama Polda Kalimantan Tengah (Kalteng).
Komitmen itu ditunjukkan melalui kunjungan Kapolda Kalteng Irjen Pol. Iwan Kurniawan, S.I.K., M.Si., bersama Dirpolsatwa Brigjen Pol. Tory Kristianto, S.I.K., ke pusat rehabilitasi orang utan Nyaru Menteng, Palangka Raya, Kamis (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, keduanya juga berdialog dengan perwakilan Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kerja sama dalam melindungi orang utan dan habitat alaminya dari berbagai ancaman, terutama kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang berpotensi merusak ekosistem serta membahayakan kelangsungan hidup satwa liar.
Melalui kolaborasi ini, Polri mendorong penguatan patroli hutan terpadu guna mengantisipasi kebakaran sekaligus mencegah berbagai aktivitas yang dapat mengancam kelestarian lingkungan.
Selain itu, penyelamatan satwa yang terdampak asap dan pengamanan pusat rehabilitasi juga menjadi perhatian dalam upaya perlindungan orang utan.
Polri turut menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai pelestarian lingkungan serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan lingkungan.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga hutan dan melindungi satwa liar.
Upaya ini sejalan dengan pendekatan green policing, yakni penerapan tugas kepolisian yang turut mengedepankan perlindungan lingkungan hidup sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Dengan memperkuat sinergi antara Polri, lembaga konservasi, pemerintah, dan masyarakat, perlindungan terhadap orang utan diharapkan semakin optimal.
Kelestarian hutan Kalimantan pun dapat terus dijaga demi keberlangsungan ekosistem serta diwariskan kepada generasi mendatang.














