LABUHANBATU Sudutdata.com – Aktivitas para pedagang yang berjualan di badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) kawasan Aek Nabara, Kecamatan Bilah Hulu, Kabupaten Labuhanbatu, disinyalir memiliki risiko tinggi terhadap keselamatan pedagang maupun masyarakat pengguna jalan.
Pantauan di lokasi, sejumlah pedagang terlihat menggunakan sebagian badan jalan untuk menjajakan dagangannya. Kondisi tersebut menyebabkan ruas jalan menjadi sempit dan berpotensi mengganggu arus lalu lintas kendaraan yang melintas di jalur tersebut.
Selain menghambat kelancaran lalu lintas, keberadaan pedagang di tepi hingga badan jalan juga dikhawatirkan dapat memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas, terutama pada jam-jam sibuk ketika volume kendaraan meningkat.
IB, Masyarakat sekitar menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius dari pihak terkait demi mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.
Pasalnya, kendaraan besar seperti truk dan bus kerap melintas dengan kecepatan tinggi di kawasan Jalinsum Aek Nabara.
“Kalau terus dibiarkan, sangat berbahaya. Pedagang dekat sekali dengan kendaraan yang melintas, apalagi jalan ini ramai setiap hari,”ujar IB, kamis (07/06/2026)
Selain membahayakan pedagang, para pembeli yang berhenti di pinggir jalan untuk bertransaksi juga dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
“Waktu itu, sudah ada pembeli yang singgah membeli, lalu kendaraan terlanggar oleh pengguna jalan,” katanya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera melakukan penataan terhadap aktivitas perdagangan di kawasan tersebut agar keselamatan pengguna jalan dan para pedagang tetap terjaga.
Red











