LABUHANBATU Sudutdata.com – Kepala Lingkungan (Kepling) VIII Sukajadi, Kelurahan Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, mengakui telah melakukan pemotongan bantuan beras yang seharusnya diterima warga penerima manfaat secara utuh.
Pengakuan tersebut disampaikan nya saat bertemu dengan awak Media disalah satu Cafe yang berada di Rantauprapat, Kamis (04/06/2026)
Hal tersebut pun memicu reaksi dari salah seorang warga berinisal UM masyarakat Sukajadi yang menilai tindakan tersebut telah merugikan warga penerima bantuan.
“Mau apapun alasannya, itu sangat disayangkan, apalagi itu bantuan pemerintah untuk warga tidak mampu,”katanya kepada sudutdata.com
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pemotongan bantuan beras dilakukan dengan alasan pemerataan kepada warga lain yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan.
Namun, sebagai warga UM mempertanyakan dasar kebijakan tersebut karena bantuan pemerintah pada dasarnya telah ditetapkan berdasarkan data penerima yang telah diverifikasi.
Salah seorang warga berinisal NN mengaku kecewa atas tindakan tersebut. Menurutnya, bantuan beras yang diterima tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya diterima dari program pemerintah.
“Kami berharap bantuan yang diberikan pemerintah bisa diterima secara penuh. Karena bantuan itu memang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepling VIII Sukajadi dikabarkan telah mengakui adanya pemotongan bantuan beras saat bertemu dengan awak media terkait persoalan tersebut.
Pengakuan itu semakin memperkuat desakan warga yang menjadi korban agar pihak kelurahan, kecamatan, maupun instansi terkait segera melakukan pemeriksaan dan memberikan penjelasan secara terbuka kepada masyarakat.
Sebab menurut mereka praktik pemotongan bantuan sosial maupun bantuan pangan oleh aparat atau perangkat di tingkat bawah kerap menjadi sorotan publik dan dinilai tidak dibenarkan dengan alasan apa pun.
Mereka juga menegaskan bahwa bantuan yang telah ditetapkan untuk penerima manfaat harus disalurkan secara utuh sesuai ketentuan yang berlaku.
Masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Dinas Sosial, serta aparat pengawas terkait dapat menindaklanjuti persoalan tersebut agar tidak menimbulkan keresahan dan dapat menjaga kepercayaan masyarakat terhadap program bantuan pemerintah.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah dan sikap resmi dari pihak pemerintah setempat terkait dugaan pemotongan bantuan beras tersebut.
Ade Anwar













