LABUHANBATU Sudutdata.com– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Labuhanbatu menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Perlindungan Sosial Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Wakil Bupati Labuhanbatu tersebut bertujuan memperkuat sinergi dan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan program perlindungan sosial bagi masyarakat.
Rapat koordinasi ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk menyamakan persepsi, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat kerja sama dalam pelaksanaan berbagai program perlindungan sosial.
Melalui koordinasi yang terarah, pemerintah berharap program bantuan dan perlindungan sosial dapat berjalan efektif, transparan, serta tepat sasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Ketua Tim Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Labuhanbatu turut hadir sebagai narasumber dalam sosialisasi Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai peran dan fungsi agen perlindungan sosial dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah di tengah masyarakat.
Sosialisasi ini juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas dan pemahaman para pihak yang terlibat, khususnya dalam mendukung penyampaian informasi, koordinasi, serta pelaksanaan program perlindungan sosial bagi keluarga dan masyarakat yang membutuhkan.
Pemkab Labuhanbatu menilai bahwa keberhasilan program perlindungan sosial tidak hanya bergantung pada kebijakan pemerintah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan.
Oleh karena itu, koordinasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan.
Selain itu, komunikasi yang baik antarinstansi diharapkan mampu mendukung penyelesaian berbagai kendala dalam pelaksanaan program, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat penerima manfaat.
Melalui Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Perlindungan Sosial Tahun 2026 ini, Pemkab Labuhanbatu berharap terbangun komitmen bersama untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan program perlindungan sosial.
Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, pelaksana program, dan pemangku kepentingan lainnya, upaya mewujudkan perlindungan sosial yang berkelanjutan, inklusif, dan tepat sasaran di Kabupaten Labuhanbatu diharapkan dapat berjalan semakin optimal.














