LABUHANBATU Sudutdata.com – Vihara Avalokitesvara (Kwan Im Teng) secara resmi menggelar upacara peletakan batu pertama pembangunan kolumbarium, yaitu tempat penyimpanan abu jenazah dan papan nama.
Kegiatan ini berlangsung di lokasi vihara yang beralamat di Jalan Asam Jawa, Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu. Selasa (09/06/2026)
Pembangunan fasilitas ini didasari oleh tingginya permintaan dari masyarakat yang beragama Buddha untuk melaksanakan prosesi pengkremasian jenazah serta membutuhkan tempat yang layak dan teratur untuk menyimpan abu jenazah.
Ir. Johny SE, selaku Ketua Panitia Pembangunan Tempat Kremasi Vihara Avalokitesvara, menjelaskan rincian mengenai proyek ini.
“Pembangunan ini diperkirakan memerlukan dana sekitar 4,5 hingga 5 miliar rupiah. Bangunan ini akan memiliki ukuran 15 meter kali 30 meter dengan tiga lantai. Angka estimasi ini disusun berdasarkan perhitungan harga bahan bangunan saat ini yang sedang mengalami kenaikan,” ujarnya.
Sementara itu, Dr. (Hc) Sujian Acan yang menjabat sebagai Ketua Yayasan Budi Agung sekaligus Ketua Pengurus Cabang Indonesia Tionghoa (INTI), menyampaikan keterangan mengenai fasilitas yang akan disediakan.
“Nantinya akan dipasang fasilitas lift, agar para orang tua atau warga yang memiliki keterbatasan fisik dan tidak mampu menaiki tangga dapat terbantu dan lebih mudah untuk naik ke lantai atas,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan doa dan harapan atas proyek tersebut. “Semoga seluruh proses pembangunan berjalan dengan baik, lancar, dan dapat diselesaikan tepat waktu sesuai rencana,” tambahnya.
Acara peletakan batu pertama ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh dan perwakilan organisasi, antara lain Ketua Yayasan ULB, Ketua Yayasan Buddha Jayanti, perwakilan Sila Matea, Ketua Yayasan Perguruan Panglima Polim, Wakil Ketua PERBAKIN, Ketua MBI, serta Ketua MPO Pemuda Pancasila.
Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan kepedulian masyarakat terhadap pembangunan fasilitas keagamaan yang bermanfaat bagi umat beragama di wilayah ini.
Saipul Bahri Nasution





